Sorry, kepotong jawabannya.
Ini, yang lengkapnya:
Misalnya perusahaan menerima uang 1 juta dari hasil penjualan:
Dr. Kas 1.000.000
Cr. Penjualan 1.000.000
Tapi kalau bank menerima uang 1 juta dari nasabahnya yang menyetor uang, jurnalnya sbb:
Dr. Kas 1.000.000
Cr. Tabungan Tahapan (mis) 1.000.000
Tabungan tahapan ini maksudnya total dana yang berhasil dihimpun dari nasabah (tetapi tergolong utang, bukan pendapatan, karena uang 1 juta itu kan punya nasabah, bukan milik bank)
Terus, kalau kita lihat buku kas
kalau ada angka Debit 100 ribu, artinya uangnya nambah 100 ribu
tapi kalau kita liatin buku tabungan kita, kalau kita setor, sama bank dicatat di sebelah kredit
(jadi di buku tabungan, kalau kredit 100.000 malah artinya uang kita nambah), karena bank yang utang sama kita seratus ribu (semakin banyak kita nabung/ nyetor duit, semakin banyak utang bank sama kita)
gitu loh....